Lombok Timur – Bangunan eks Kantor Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kabupaten Lombok Timur yang berlokasi di Kecamatan Sukamulia kembali menjadi sorotan publik. Kondisinya kini terbengkalai, dipenuhi semak belukar dan tidak ada aktivitas sama sekali.
Kondisi ini disoroti oleh Muda Mandalika dan juga Ketua KNPI Lombok Timur, Irwan.
Ketua Muda Mandalika, Kadir, menyayangkan aset negara dibiarkan rusak bertahun-tahun. Padahal di sisi lain, pelayanan di desa masih terkendala akses.
“Saya dengar kantor desa Sukamulia Timur sekarang posisinya sangat ke dalam, susah dicari masyarakat. Kenapa eks kantor BNK ini saja tidak dijadikan kantor desa? Letaknya di pinggir jalan, gampang diketahui warga. Pelayanan juga pasti lebih enak dan cepat,” ujar Kadir saat meninjau lokasi, Senin (13/7).
Hal yang sama juga disampaikan Ketua KNPI Lombok Timur, Irwan safari. Ia menilai pembiaran aset ini tidak mencerminkan tata kelola pemerintahan yang baik.
“Ini aset daerah dan aset negara. Kalau dibiarkan mangkrak terus, rugi kita semua. Lebih baik segera dievaluasi dan dialihfungsikan untuk kepentingan masyarakat. Bisa jadi kantor desa, atau pusat kegiatan kepemudaan dan pelayanan publik,” tegas Irwan.
Muda Mandalika dan KNPI Lotim menilai alih fungsi adalah langkah paling realistis dan efisien. Pemerintah tidak perlu mengeluarkan anggaran besar untuk bangun kantor baru, cukup lakukan rehab ringan agar bisa langsung difungsikan.
Keduanya mendorong Bupati Lombok Timur, BNN Provinsi NTB, dan Pemerintah Desa Sukamulia Timur untuk segera berkoordinasi membahas status aset tersebut melalui mekanisme hibah atau pinjam pakai.
“Jangan sampai aset publik hanya jadi monumen terbengkalai. Fungsikan untuk rakyat. Kami dari Muda Mandalika dan KNPI siap mengawal prosesnya,” pungkas Kadir.
(Purnomo)






