Matalensa- Mataram, NTB – Polda NTB mulai mempersiapkan langkah strategis menghadapi tantangan tugas kepolisian di masa mendatang dengan menggelar kegiatan pembukaan penyusunan Rencana Kerja (Renja) Tahun Anggaran 2027 bagi seluruh satuan kerja (Satker) jajaran Polda NTB. Kegiatan tersebut berlangsung di Ballroom Hotel Puri Indah Mataram, Selasa (09/06/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Biro Perencanaan Umum dan Anggaran (Rena) Polda NTB itu dibuka secara resmi oleh Karo Rena Polda NTB, Kombes Pol. Susilo Setiawan, S.I.K. Hadir dalam kegiatan tersebut para Kasubagrenmin, Kaur Renmin, Kabagren, Kasubbag Strajemen dan Reformasi Birokrasi Polri (RBP), serta operator dari masing-masing satker di lingkungan Polda NTB.
Dalam arahannya, Kombes Pol. Susilo Setiawan menegaskan bahwa penyusunan Renja 2027 menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh program dan kegiatan Polda NTB berjalan selaras dengan target pembangunan Polri serta kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Menurutnya, terdapat sejumlah prioritas pembangunan yang menjadi fokus dalam Renja Polda NTB Tahun 2027. Di antaranya mewujudkan sinergitas yang kuat antara Polri, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) secara proaktif.
Selain itu, Polda NTB juga menargetkan peningkatan kualitas pelayanan publik yang lebih inovatif, penegakan hukum yang adil, transparan, legal, humanis, dan setara, serta pengelolaan sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, dan mandiri.
“Polda NTB juga berkomitmen mewujudkan integritas, kejujuran, dan kehormatan dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian sebagai fondasi utama pelayanan kepada masyarakat,” ujar Susilo kepada awak media usai kegiatan.
Ia menilai tantangan tugas Polri pada tahun 2027 akan semakin kompleks. Oleh karena itu, seluruh jajaran diminta menyiapkan langkah-langkah antisipatif melalui perencanaan yang matang, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Karo Rena menekankan pentingnya setiap satker memastikan sasaran prioritas yang direncanakan benar-benar dapat direalisasikan secara efektif dan akuntabel, sehingga mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kinerja organisasi sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat kepada Polri.
Ia juga meminta para penanggung jawab program untuk merumuskan target pembangunan Polri yang realistis dan terukur. Target tersebut nantinya menjadi pedoman bagi seluruh satker dan satuan wilayah jajaran Polda NTB dalam mewujudkan visi dan misi yang telah ditetapkan dalam Rencana Strategis (Renstra) Polda NTB Tahun 2025–2029.
“Kita berharap kegiatan penyusunan ini akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kinerja Polda NTB di masa yang akan datang, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin tinggi,” tutupnya.
Melalui penyusunan Renja 2027 ini, Polda NTB menunjukkan komitmennya untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan, sekaligus menjawab ekspektasi masyarakat terhadap institusi Polri yang semakin profesional, modern, dan terpercaya.
(R—E YAQIN)






