SELONG — Sejumlah pedagang yang sudah lama berjualan di Taman Kota Selong, Kabupaten Lombok Timur, menyampaikan keluhan terkait pengalihan fungsi lahan parkir pengunjung menjadi lokasi permainan anak “Rona Rona”.
Menurut para pedagang, area yang selama ini menjadi tempat parkir bagi masyarakat yang berkunjung ke taman justru kini dipenuhi wahana permainan berwarna-warni. Kondisi ini dinilai mengganggu akses pengunjung sekaligus berdampak pada kelangsungan usaha mereka.
“Itu kan tempat lahan parkir orang berkunjung di taman Selong ini. Apakah tidak ada di tempat lain,” ujar salah seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya, Kamis 10 September 2026.
Para pedagang mengaku sudah berjualan di lokasi tersebut dalam waktu yang lama. Mereka merasa keberadaan wahana permainan di area parkir membuat pengunjung kesulitan memarkir kendaraan, sehingga otomatis menurunkan jumlah pembeli.
“Kami sudah lama berjualan di sini. Kok bisa ada permainan di tempat kita jualan ini dan itu juga lahan parkir para pengunjung,” lanjutnya.
Para pedagang berharap Pemerintah Kabupaten Lombok Timur melalui instansi terkait dapat meninjau kembali penempatan wahana permainan tersebut. Mereka meminta disediakan lokasi khusus untuk permainan agar tidak tumpang tindih dengan area parkir dan area berjualan.
“Kami tidak melarang ada permainan. Tapi tolong carikan tempat lain. Jangan di lahan parkir, karena kasihan juga pengunjung dan kami para pedagang yang menggantungkan hidup di sini,” harapnya.
Hingga berita ini diturunkan, para pedagang masih menunggu kejelasan dan solusi dari pihak pengelola Taman Kota Selong agar aktivitas jual beli dan kenyamanan pengunjung bisa berjalan bersamaan.
(Purnomo)






