Lombok Timur– Semangat disiplin dalam mengelola keuangan negara kembali mengantarkan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Selong ke podium apresiasi. Dalam kegiatan Treasury Award Periode Semester I Tahun 2026 dan Sakra Periode Juli Tahun 2026 yang digelar Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tipe A2 Selong, Kamis (23/7), Lapas Selong berhasil memborong lima penghargaan sekaligus.
Prestasi ini bukan sekadar piagam. Capaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa tata kelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Lapas Selong berjalan efektif, transparan, dan akuntabel, sejalan dengan arahan pemerintah untuk mewujudkan pengelolaan keuangan yang bersih dan berorientasi hasil.
Kegiatan yang berlangsung di aula KPPN Selong tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Selong, Sudirman, bersama para Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) beserta pendamping dari seluruh satuan kerja mitra KPPN Selong. Selain penyerahan penghargaan, agenda juga diisi penyampaian Press Release APBN, sosialisasi implementasi PMK Nomor 41 Tahun 2026, serta forum konsultasi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan anggaran dan pelaporan keuangan.
Dalam rilis resminya, Lapas Selong tercatat meraih:
Peringkat I Capaian IKPA 100 (Sempurna), Peringkat II Kinerja Pelaksanaan Anggaran Terbaik, Peringkat II Pelaporan Capaian Output Terbaik, Peringkat II Laporan LPJ Bendahara Pengeluaran Terbaik, serta Peringkat III Deviasi RPD Halaman III DIPA Terbaik untuk Periode Semester I Tahun Anggaran 2026.
Lima kategori tersebut mencakup hampir seluruh aspek penting pengelolaan keuangan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pelaporan output, hingga pertanggungjawaban bendahara. Raihan skor IKPA 100 yang sempurna menjadi penegas bahwa seluruh proses administrasi keuangan di Lapas Selong berjalan sesuai aturan dan tepat waktu.
Kepala Lapas Kelas IIB Selong, Sudirman, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran atas kerja keras dan kolaborasi yang telah dibangun.
“Penghargaan ini adalah hasil kerja tim. Kami berkomitmen menjaga kualitas pengelolaan APBN agar semakin profesional. Capaian hari ini akan menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan kontribusi terbaik dalam mendukung tugas dan fungsi pemasyarakatan,” ujarnya.
Dengan raihan ini, Lapas Selong berharap dapat menjadi contoh bagi satuan kerja lain di wilayah Lombok Timur dalam menjaga integritas pengelolaan keuangan negara. Ke depan, Lapas Selong menargetkan tidak hanya mempertahankan predikat baik, tetapi juga terus berinovasi agar pelayanan kepada masyarakat dan pembinaan warga binaan dapat berjalan optimal dengan dukungan anggaran yang dikelola secara bertanggung jawab.
(Purnomo)





