Matalensa ||Aceh Utara – Satgas Jembatan Yonzipur 5/ABW BKO Kodam IM terus berjibaku mendukung penanganan darurat di Desa Matang Puntong, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara. Jembatan Bailey yang dipasang ini jadi harapan besar warga setelah akses mereka sempat terganggu. Kondisi di lapangan hari ini terpantau aman dan cuaca juga cerah, jadi kerja bisa dikebut. Kamis (19/2/2026).
Di lokasi, Babinsa dari Koramil 19/Sawang jajaran Kodim 0103/Aceh Utara ikut memantau langsung jalannya kegiatan. Kehadiran Babinsa bikin koordinasi di lapangan makin lancar, sekaligus jadi penghubung dengan warga sekitar.
Pekerjaan utama yang dilakukan adalah pemasangan Jembatan Bailey tipe 2-1 dengan lima petak. Sebelum lanjut ke tahap akhir, personel Satgas lebih dulu melakukan pengecekan personel dan materiil supaya semuanya siap dan aman digunakan.
“Sekarang tinggal tahap akhir. Kita cek ulang semuanya, terus kita cat merah putih biar rapi dan siap dipakai warga,” ujar salah satu personel Satgas di sela kegiatan.
Dalam kegiatan ini, Satgas Yonzipur 5/ABW menurunkan sekitar 24 personel di bawah pimpinan Sertu Kasianto, dengan dukungan satu unit alat berat ekskavator Pindad 140 untuk mempercepat pekerjaan di lapangan.
Hingga saat ini, progres pemasangan jembatan sudah mencapai sekitar 97 persen. Tinggal penyempurnaan akhir, dan jembatan ini diharapkan segera bisa difungsikan untuk membantu aktivitas warga Matang Puntong kembali normal.
( R— MLN)






