Matalensa- Aceh Utara – Kodim 0103/Aceh Utara melalui Koramil 29/Langkahan terus mengawal proses penyiapan lahan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak banjir di Desa Tanjung Dalam, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. Pendampingan dilakukan langsung di lokasi dengan memantau pengoperasian alat berat yang sedang melakukan pembersihan dan perataan lahan. Kamis (8/1/2026).
Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah pihak terkait sebagai wujud sinergi lintas sektor. Turut hadir Ali Wardana Hasibuan selaku Kepala Seksi QSHE PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Pak Dono dari PT PP, serta tim teknis dari Waskita, bersama perangkat Desa Tanjung Dalam. Kolaborasi antara TNI, BUMN, dan pemerintah desa ini menjadi kekuatan penting dalam mempercepat pemulihan kondisi masyarakat pascabencana.
Pada kegiatan tersebut, Babinsa Koramil 29/Langkahan tampak turun langsung ke lapangan mendampingi operator alat berat jenis ekskavator yang digunakan untuk membuka dan meratakan area. Pendampingan ini dilakukan agar pekerjaan berjalan sesuai rencana, aman, serta tidak menimbulkan kendala teknis di lapangan, mengingat kondisi tanah yang masih labil dan berlumpur pascabanjir.
Babinsa Koramil 29/Langkahan menyampaikan bahwa penyiapan lahan ini merupakan tahap awal yang sangat penting sebelum pembangunan fisik Huntara dilaksanakan. “Kami terus mengawal proses ini agar lahan benar-benar siap digunakan, sehingga pembangunan hunian sementara bagi warga terdampak banjir dapat segera dimulai,” ujarnya saat melakukan pemantauan di lokasi.
Secara keseluruhan, kegiatan penyiapan lahan Huntara di Desa Tanjung Dalam berjalan dengan tertib, lancar, dan aman. Sinergi antara TNI, operator alat berat, serta pihak terkait diharapkan mampu mempercepat proses pembangunan Huntara, sehingga masyarakat terdampak banjir dapat segera menempati hunian sementara yang layak dan aman.
(R—E YAQIN)






