Home / Berita TNI / Jembatan Aramco Jadi Harapan Baru, TNI Pulihkan Mobilitas Warga Bukit Linteng

Jembatan Aramco Jadi Harapan Baru, TNI Pulihkan Mobilitas Warga Bukit Linteng

Matalensa || Aceh Utara – Upaya memulihkan akses mobilitas warga di Desa Bukit Linteng, Kecamatan Langkahan, terus menunjukkan kemajuan berarti. TNI hadir di tengah masyarakat melalui pembangunan jembatan Aramco yang dikerjakan oleh personel Koramil 29/Langkahan Kodim 0103/Aceh Utara bersama prajurit Yon Zipur 5/ABW. Pembangunan ini menjadi harapan baru bagi warga untuk kembali menikmati akses transportasi yang aman dan lancar. Jumat (30/1/2026).

Guna mempercepat pengerjaan, satu unit alat berat jenis Excavator (Beko) CAT 320 dikerahkan di lokasi. Alat berat tersebut berperan penting dalam memindahkan material berat serta menata struktur tanah, sehingga proses pembangunan jembatan permanen dapat berjalan lebih efektif dan terukur.

Berdasarkan pantauan di lapangan, progres pembangunan fisik jembatan saat ini telah mencapai sekitar 40 persen. Fokus pekerjaan meliputi pemasangan pipa baja bergelombang (Aramco) yang dilanjutkan dengan pengecoran sisi kanan dan kiri jembatan sebagai dinding penahan tanah. Seluruh tahapan dikerjakan secara cermat guna memastikan kekuatan dan ketahanan jembatan menghadapi arus air.

Pengerjaan jembatan ini melibatkan sinergi kuat antara TNI, perangkat desa, dan masyarakat setempat. Prajurit bersama warga bahu-membahu menyusun material batu dan semen, mencerminkan semangat gotong royong dalam membangun infrastruktur vital yang menjadi urat nadi aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.

Kegiatan pendampingan dikawal langsung oleh Babinsa Koramil 29/Langkahan, Serda Ardan, bersama 18 personel Yon Zipur 5/ABW. Kolaborasi antara satuan kewilayahan dan satuan bantuan tempur ini membuat pekerjaan berat di lapangan dapat dilaksanakan secara tertib, efektif, dan aman. Seluruh rangkaian kegiatan pada hari berjalan lancar dan selesai pada pukul 17.00 WIB tanpa kendala.

Serda Ardan menegaskan bahwa penggunaan alat berat sangat krusial dalam mempercepat pembangunan jembatan Aramco tersebut. “Alat berat ini sangat membantu kami dalam memposisikan pipa Aramco yang besar dan berat secara presisi. Progres 40 persen ini menjadi langkah awal yang positif,” katanya. Ia menambahkan, TNI bersama Yon Zipur 5/ABW akan terus bekerja maksimal demi memastikan akses ekonomi dan mobilitas warga Desa Bukit Linteng segera pulih, tutupnya.

( R— MLN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *