Matalensa || Wonogiri – Kegiatan penuh kehangatan dan makna terjadi di Wonogiri, tepatnya di Kecamatan Bulukerto, saat Danramil 21/Bulukerto Kapten Inf. Hengki Nurcahyadi bersama Babinsa melaksanakan anjangsana dan komunikasi sosial pada Jumat (10/11/2026) kemarin.
Kegiatan ini menjadi momen penting dalam mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat, khususnya para tokoh agama yang memiliki peran strategis di wilayah tersebut.
Dalam suasana santai namun penuh keakraban, rombongan Koramil 21/Bulukerto bersilaturahmi dengan KH. Abdullah Ulil Absor, seorang tokoh agama yang juga pimpinan Pondok Pesantren Munzalam Mubaroka di Kelurahan Bulukerto.
Pertemuan ini berlangsung di lingkungan pesantren dengan nuansa religius yang kental, mencerminkan keharmonisan antara aparat negara dan elemen masyarakat.
Kapten Inf. Hengki Nurcahyadi menegaskan bahwa kegiatan anjangsana ini bertujuan untuk membangun kedekatan emosional serta menjalin komunikasi yang efektif antara TNI dan seluruh pondok pesantren di wilayah Koramil 21/Bulukerto.
Melalui pendekatan humanis seperti ini, diharapkan tercipta sinergi yang kuat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Sementara itu, KH. Abdullah Ulil Absor menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap program-program pemerintah.
Ia juga menegaskan kesiapan untuk terus berkolaborasi dengan pihak Koramil dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan. Dukungan dari tokoh agama ini menjadi energi positif dalam menciptakan lingkungan yang kondusif dan harmonis.
Kegiatan anjangsana dan komunikasi sosial ini pun berlangsung dengan aman, lancar, dan penuh kehangatan. Momen ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara TNI dan tokoh agama mampu memperkuat persatuan serta membawa dampak positif bagi masyarakat luas di wilayah Bulukerto dan sekitarnya.
(Ark)






