Home / Berita TNI / Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 407/PK Terima Wejangan Kebangsaan dari Habib Luthfi bin Yahya

Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 407/PK Terima Wejangan Kebangsaan dari Habib Luthfi bin Yahya

Matalensa ||Adiwerna, Tegal – Suasana khidmat menyelimuti Tribun Lapangan Apel Yonif 407/Padmakusuma pada Minggu malam (05/04/2026), saat ratusan prajurit Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Statis Yonif 407/PK berkumpul untuk mendengarkan wejangan kerohanian dan kebangsaan dari ulama kharismatik, Habib Luthfi bin Yahya.

Kehadiran Beliau tersebut disambut langsung oleh Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 407/PK, Letkol Inf Sisriyanto A.P, S.Hub.Int., beserta jajaran perwira lainnya.

Dalam tausiyahnya yang mendalam, Habib Luthfi menekankan pentingnya memaknai lagu kebangsaan “Indonesia Raya” bukan sekadar seremoni belaka. Beliau mengingatkan bahwa setiap lirik dalam lagu tersebut mengandung rahasia dan doa bagi kejayaan bangsa.

“Jangan sekali-kali menggunakan kalimat basa-basi untuk rahasia-rahasia kebangsaan. Indonesia Raya bukan sekadar kita seremonial: ‘Indonesia Tanah Airku’. Jadikanlah ‘Indonesia Tanah Airku, Tanah Tumpah Darahku’ dalam kehidupan kita sehari-hari,” tegas Habib Luthfi di hadapan para prajurit yang duduk rapi berseragam loreng.

Lebih lanjut, Habib Luthfi berpesan agar nilai-nilai cinta tanah air tersebut diresapi sebagai bekal utama dalam menjaga pertahanan dan ketahanan nasional. Hal ini dinilai sangat relevan bagi para prajurit Yonif 407/PK yang akan mengemban tugas mulia menjaga kedaulatan negara di wilayah perbatasan RI-Papua Nugini.

Danyonif 407/PK, Letkol Inf Sisriyanto A.P .menyampaikan rasa terima kasih dan kehormatan atas kesediaan Habib Luthfi memberikan pembekalan mental dan spiritual bagi anggotanya.

“Wejangan dari Abah Habib Luthfi sangat penting untuk mempertebal rasa nasionalisme dan militansi prajurit. Ini menjadi energi positif bagi kami sebelum berangkat melaksanakan tugas operasi, agar senantiasa ingat bahwa setiap jengkal tanah air yang kami jaga adalah amanah besar bagi bangsa dan negara,” ujar Letkol Inf Sisriyanto.

Acara yang berlangsung dengan suasana kekeluargaan namun penuh disiplin ini diharapkan dapat memperkuat aspek psikologis dan spiritual prajurit, sehingga mereka mampu menjalankan tugas dengan dedikasi tinggi serta tetap menjaga kedekatan dengan masyarakat di daerah penugasan nantinya.

( R— MLN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *