Matalensa || Aceh Utara – Dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika TNI AD, Kodim 0103/Aceh Utara bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Pertahanan (UNHAN) yang menurunkan sebanyak 25 dokter muda dari berbagai spesialis guna melaksanakan kegiatan bakti kesehatan dan trauma healing bagi masyarakat terdampak banjir. Kegiatan tersebut digelar di Koramil 08/Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, sebagai bentuk kepedulian TNI AD terhadap kondisi kesehatan fisik dan psikologis warga pasca bencana banjir. Sabtu (13/12/2025).
Bakti kesehatan yang dilaksanakan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, pengobatan gratis, serta pemberian obat-obatan kepada masyarakat, khususnya warga yang terdampak langsung bencana banjir. Tim medis gabungan dari TNI AD dan Fakultas Kedokteran UNHAN tampak sigap melayani masyarakat dengan penuh humanis dan profesional.
Selain pelayanan kesehatan, kegiatan ini juga diisi dengan Trauma Healing yang diberikan secara khusus kepada anak-anak TK Kartika XIV-18 melalui berbagai kegiatan edukatif dan rekreatif, dengan tujuan membantu pemulihan kondisi psikologis anak agar kembali ceria, tenang, dan bersemangat dalam beraktivitas paska bencana banjir yang mereka hadapi, Suasana hangat dan penuh kebersamaan terlihat jelas selama kegiatan berlangsung.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danyon Kadet Fakultas Kedokteran Unhan RI Mayor Inf Teguh, Ketua Persit KCK Cabang XX Dim 0103 Koorcab Rem PD Iskandar Muda Ny. Muri Jamal Dani beserta pengurus, Danramil 08/Lhoksukon Kapten Inf Zulkhaizir, perwakilan Denkesyah IM 04.01 Lhokseumawe, Plh. Pasi Pers Kodim 0103/Aut, Wakil Kepala Puskesmas Lhoksukon, petugas kesehatan jiwa, para guru TK Kartika XIV-18, serta masyarakat setempat.
Komandan Kodim 0103/Aceh Utara menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata pengabdian TNI AD kepada rakyat, sejalan dengan tema Hari Juang Kartika. “Melalui kegiatan bakti kesehatan dan trauma healing ini, kami berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat serta mempercepat proses pemulihan pasca banjir, baik secara fisik maupun mental,” ujarnya.
Masyarakat setempat menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan tersebut. Mereka merasa terbantu dengan adanya pelayanan kesehatan gratis serta perhatian khusus terhadap kondisi psikologis anak-anak pasca banjir.
Kegiatan bakti kesehatan dan trauma healing ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat serta semakin mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, khususnya di wilayah Kabupaten Aceh Utara.
( R– MLN )






