Matalensa- Aceh Utara – Babinsa Koramil 21/Pbk Koptu Khairullah Hasbi melaksanakan kegiatan survei lapangan terkait perkembangan harga pupuk dan racun pertanian di UD Rahmat Tani, Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara, Senin (10/11/2025).
Dari hasil pantauan di lapangan, Koptu Khairullah Hasbi mencatat adanya sedikit kenaikan harga pada beberapa jenis pupuk bersubsidi. Pupuk Urea Subsidi naik dari Rp140.000 menjadi Rp145.000 per karung 50 kg, sedangkan Pupuk Phonska Subsidi naik dari Rp150.000 menjadi Rp160.000 per karung 50 kg. Meski demikian, kenaikan tersebut masih tergolong wajar dan tidak terlalu memberatkan petani.
Adapun untuk jenis pupuk non-subsidi dan bahan pertanian lainnya, harga terpantau masih stabil. Pupuk Urea Non Subsidi tetap di angka Rp370.000 per karung 50 kg, Pupuk Magnesium Rp100.000 per karung 50 kg, Racun Roundup Rp85.000 per liter, serta bibit padi Rp100.000 per 5 kg. Kondisi ini menunjukkan bahwa pasokan barang masih aman dan tidak mengalami kelangkaan.
Dalam keterangannya, Koptu Khairullah Hasbi menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui kondisi riil di lapangan sekaligus memberikan informasi kepada pihak terkait apabila terjadi perubahan harga yang signifikan. “Kami terus melakukan pemantauan agar kebutuhan pupuk bagi petani tetap terpenuhi dan harga tidak melambung tinggi,” ujarnya dengan penuh kepedulian terhadap petani.
Ia menambahkan, TNI melalui peran Babinsa akan terus bersinergi dengan aparat desa dan pelaku usaha pertanian guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pupuk di wilayah Paya Bakong. “Dengan harga yang stabil, diharapkan para petani dapat lebih semangat mengolah lahan dan mendukung ketahanan pangan daerah,” pungkasnya.
(R___E YAQIN)






