Matalensa || Aceh Barat – Sebagai wujud penghormatan terhadap jasa-jasa para Pahlawan Revolusi, Dandim 0105/Abar Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA., didampingi Ketua Persit KCK Cabang XXVIII Koorcabrem 012 PD Iskandar Muda Ny. Aurora S. Kembaren, bersama unsur Forkopimda menghadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Halaman Kantor Bupati Aceh Barat, Jalan Gajah Mada, Desa Drien Rampak, Kecamatan Johan Pahlawan, Kamis (1/10/2026)
Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) Wakil Bupati Aceh Barat Said Fadheil, S.H., Perwira Upacara dijabat Danramil 11/Woyla Timur Kodim 0105/Abar Kapten Inf Kardiar dan Komandan Upacara Danramil 09/Samatiga Kodim 0105/Abar Kapten Inf Desman.
Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.” Seluruh rangkaian upacara berlangsung dengan penuh penghormatan dan penghayatan sebagai bentuk refleksi terhadap perjalanan sejarah bangsa dalam mempertahankan Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara. Sementara pengorbanan para Pahlawan Revolusi merupakan bagian dari sejarah bangsa yang patut dikenang serta menjadi sumber keteladanan bagi generasi penerus.
Usai mengikuti rangkaian upacara, Dandim 0105/Abar Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA., mengatakan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila hendaknya mampu menyadarkan seluruh lapisan masyarakat untuk terus meneladani semangat juang, keberanian dan jiwa pengabdian para Pahlawan Revolusi.
“Melalui momentum ini, mari kita petik nilai-nilai keteladanan dari para Pahlawan Revolusi yang memiliki karakter satria, pemberani dan pantang menyerah. Semangat tersebut dapat kita jadikan modal untuk membangun Indonesia agar semakin kompetitif, berdaulat, adil dan makmur sesuai dengan tema yang diangkat”, ujar Dandim
Kemudian dengan tegas Dandim mengajak elemen bangsa untuk merefleksi diri senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan yang telah diwariskan oleh para Pahlawan yang telah mendahului kita. Pasalnya, Pancasila tidak hanya dimaknai sebagai simbol negara, namun Pancasila juga sebagai perekat kebhinekaan Indonesia.
“Semangat Pancasila harus terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghormati, gotong royong, toleransi dan kepedulian terhadap sesama. Dengan demikian, nilai-nilai Pancasila tidak berhenti pada upacara dan slogan, tetapi benar-benar hidup di tengah masyarakat. Selamat Hari Kesaktian Pancasila, mari kita jaga keutuhan NKRI dengan terus berkarya dan pengabdian menuju Indonesia sejahtera”, pungkas Dandim
(R—- MLN)





